Sejarah Keilmuan Islam Dalam Islam
Keilmuan yang menjadi tradisi dalam Islam telah dimulai sejak awal turunnya wahyu kepada nabi Muhammad SAW, sebagaimana surat al-`Alaq adalah wahyu pertama yang diterima nabi dan didalamnya terdapat perintah membaca dalam arti luas, bukan hanya sekedar membaca sebuah teks namun membaca seluruh ciptaan-Nya dengan metode kritis seperti tadabbur dan tafakur contohnya.
Al-Qur`an pun mempunyai karakteristik utama mendorong umatnya untuk berfikir secara kritis sebagaimana hal ini akan didapati bagi setiap pembacanya yang berusaha untuk memahami setiap ayat-ayatnya yang tersusun sistematis dan bernilai sastra tinggi .
Al-Qur`an kemudian menjadi rujukan dari setiap ilmu yang dikembangkan darinya, yang dalam warisan intelektual Islam dapat ditemukan perkembangan pemikiran ulama untuk memahami kandungan al-Qur`an ini dengan suatu produk fikir yang disebut Ilmu Tafsir ,dan dalam mempelajari Ilmu Tafsir berarti juga mempelajari Imu Hadits sebagai Mufassir awal, kemudian muncul darinya cabang ilmu Mustalahul Hadits yang digunakan untuk mengklarifikasi keabsahan suatu Hadits.
Al-Qur`an banyak berbicara tentang cabang-cabang Ilmu disetiap ayatnya yang kemudian dipahami oleh cendikiawan-cendikiawan muslim dan dikembangkan menjadi suatu cabang Ilmu tersendiri.
Banyak cabang-cabang ilmu hasil aktifitas keilmuan para cendekiawan muslim yang menjadi karya monumental terbesar sepanjang peradaban manusia dan kemudian menjadi jembatan Keilmuan antara timur-barat .
Berikut apendiks karya monumental keilmuan dalam Islam :
Astronomi dan Matematika
1. Al-Abhari, wafat tahun 1332 atau 1333 M, berkebangsaan Persia, bidang dasar yang digeluti : Matematika, karya-karya dasarnya: Fusulul Kafiyyat fi Hisab at-Takht wal Mil`(Risalah Aritmatika)
2. Al-Abuli (Muhammad ibnu Ibrahim), wafat setelah tahun 1347 M, berkebangsaan Algeria, bidang dasar yang digeluti: Matimatika, Filsafat dan Sains
3. Ibnu Aflah (Jabir inbu Aflah), wafat pertengahan abad ke-13, berkebangsaan Muslim-Hispano, bidang dasar yang digeluti: Astronomi dan Matematika, karya-karya dasar: Kitab al-Hai`ah (Astronomi)
4. Ibnu Ahmad (Ata Ibnu Ahmad), Masyhur tahun 1362 M, berkebangsaan Persia, bidang dasar yang digeluti: Astronomi, karya-karya dasar: Risalah Astronomi dengan tabel Lainar.
5. Al-Ainzarbi, wafat tahun 1153 atau 1154 M, bidang dasar yang digeluti: Ilmu kedokteran dan Astronomi, karya-karya dasar: Kitab al-Kafi fi Ilm ath-Thibb (Ilmu Kedokteran), Kitab fi Ma Yahtaj at-Tabib Min Ilm al-Falak (tentang Astronomi)
6. Ibnu Ali (Abdul Qodir), Masyhur pada kuartal pertama abad ke-14, bidang dasar yang digeluti: Asal-usul Barat, bidang dasar yang digeluti: Asal-usul Barat, karya-karya dasar: Matematika, Ulasan tentang Fi Hisab al-Yad oleh ibnul Maghribi (Perhitungan).
Kimia
1. Ibnul `Adim (Umar ibnul `Adim), hidup pada tahun 1192-1262 M, berkebangsaan Syiria-Muslim, bidang dasar yang digeluti: Kimia (Parfume) dan Sejarah, karya-kaya dasar: Bughyah ath-Thalib fi Tarikh al-Halab, Sejarah Aleppo, Zubdat al-Halab, Ringakasan sejarah Aleppo, Kitab al-Wuslat Ila al-Habib fiWasf ath-Thayyibat Wath Thibb (Petunjuk membuat parfum).
2. Dzun Nun (Abul Fayd Tsawban ibnu Ibrahim al-Ikhimimi al-Misri), wafat tahun 859 atau 860 M, berkebagsaan Mesir, bidang dasar yang digeluti: Kimia dan Mistik, karya-karya dasar: Mujarrabat (Risalah yang berhubungan degan kimia dan magis).
3. Al-Harrani (Abu Musa Jabir ibnu Hayyan al-Azdi at-Tusi at-Tartus, berkebangsaan Sabian, bidang dasar yang digeluti: Ilmu Kimia, karya-karya dasar: buku tentang Kerajaan, Buku kecil tentang Keseimbangan, Buku tentang Merkuri, Buku tentang Konsentrasi, Buku tentang Merkuri Timur, dan sejumlah Teks-teks yang berhubungan dengan Kimia.
------------------
- Lihat,
Al-quran dan
al-Filsafah, al-duktur Muhammmad Yusuf Musa, darul ma`arif:al-qohiroh, tab IV,
hal:33
- Prof
Dr. H. Muslim A. Kadir, M.A, Ilmu Islam Terapan, Pustaka Pelajar: Yogyakarta,
Cet I, hal: 47
- Lihat, Mehdi Nahkosteen, Kontribusi
Islam atas Dunia Intelektual Barat, Risalah Gusti: Surabaya, cet II, hal:2 dan hal: 316-392
Tidak ada komentar:
Posting Komentar